Aktual Terkini.com- PEKANBARU — Kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman hari Minggu (21/6/2026) pagi ini bener-bener berubah jadi lautan manusia, guys! Suasananya ramai parah sampai bikin jalanan di sekitarnya tersendat. Gimana enggak, warga dari berbagai penjuru pada fomo dan dateng berbondong-bondong buat menyaksikan Festival Ketan Talam Durian sepanjang 1 kilometer yang diadakan Pemko Pekanbaru dalam rangka Hari Jadi kota yang ke-242!
Di tengah keramaian itu, tim dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) langsung melakukan verifikasi. Dan hasilnya? Fix sah! Sajian kuliner khas Melayu ini resmi dinobatkan sebagai ketan talam durian terpanjang di dunia!
Customer Relations Manager MURI, Lutfi Syah Pradana, menegaskan kalau pencapaian ini bener-bener next level dan layak masuk rekor dunia karena belum pernah ada yang bikin sepanjang ini sebelumnya.
“Kami menetapkan sajian Ketan Talam Durian ini tidak hanya sebagai yang terpanjang di Indonesia, tetapi juga yang terpanjang di dunia,” ujarnya pas menyerahkan sertifikat penghargaan ke Wali Kota Pekanbaru.
UMKM Lokal Unjuk Gigi, 3.000 Buah Durian Ludes Dibagikan
Tapi bagi warga yang dateng, yang paling penting itu sensasi ikutan pesta rakyat dan berburu kulineran gratis. Gak cuma ketan talam duriannya aja yang dibagikan secara cuma-cuma, Pemko Pekanbaru juga menyediakan sekitar 3.000 buah durian gratis yang bikin antrean warga mengular sampai siang hari. Vibes-nya seru dan seru abis!
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, nge-spill kalau proyek raksasa ini sengaja menggandeng para pelaku UMKM lokal yang biasa memproduksi kuliner tradisional Melayu. Langkah green flag ini diambil biar perayaan ulang tahun kota bisa langsung memberikan dampak ekonomi nyata buat masyarakat kecil.
Pak Wali Kota juga mengaku kaget dan terharu melihat antusiasme warga yang bener-bener membeludak di luar prediksi awal.
“Jujur ini di luar ekspektasi saya. Saya pikir masyarakat yang hadir tidak sebanyak ini, ternyata luar biasa. Terima kasih kepada seluruh UMKM dan masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Agung Nugroho.
Festival ini sukses membuktikan kalau kuliner tradisional lokal tetap punya tempat spesial di hati anak muda dan masyarakat luas. Congrats buat Pekanbaru, rekor dunianya dapet, kenyang dan bahagianya juga dapet!























