Menu

Mode Gelap
 

Berita

Akademisi Dukung Green Policing, Sarankan Polda Riau Tetap Fokus pada Aspek Yuridis Lingkungan

badge-check


					Akademisi Dukung Green Policing, Sarankan Polda Riau Tetap Fokus pada Aspek Yuridis Lingkungan Perbesar

 Meski konsep Green Policing Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mendapat sambutan positif kalangan akademisi lingkungan di Provinsi Riau, namun jajaran Polda Riau diharapkan tetap fokus pada tugas aspek yuridis-ekologi berdasarkan kerangka hukum yang kuat.

“Jika polisi ditugaskan terlalu luas, mulai dari penegakan aturan, reboisasi, pengelolaan sampah, hingga kegiatan sosial-ecological lainnya, ada resiko profesionalisme mereka terganggu karena beban tugas yang melewati ranah teknis dan administratif yang sebenarnya menjadi tanggung jawab kementerian/lembaga teknis lain. Kita berharap polisi tetap fokus pada tugas aspek yuridis-ekologi, yakni penyidikan, penindakan, dan pencegahan terhadap pelanggaran lingkungan berdasarkan kerangka hukum yang kuat,” kata dosen ilmu lingkungan Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau, Dr M Rawa El Amady, MA kepada GoRiau, Minggu (8/2/2026).

 

 

Rawa sendiri menilai konsep Green Policing Kapolda Riau Herry Heryawan sebuah konsep sinergi antara penegakan hukum lingkungan dengan peningkatan literasi ekologis, kolaborasi lintas sektor (pentahelix), serta pergeseran budaya internal menuju kepedulian terhadap keberlanjutan secara sistemik, sehingga reboisasi sejatinya hanya salah satu dari banyak pilar, bukan inti utamanya. Konsep seperti ini, sebut Rawa, berguna untuk menjawab masalah besar lingkungan hidup masyarakat Riau tentang keadilan ekologi.

“Green policing harus dimaknai sebagai kebijakan konkrit penegakan hukum pada lingkungan secara adil. Inti permasalahan lingkungan di Riau memang jauh lebih besar dari sekadar menanam pohon,” katanya.

 

 

Menurut Rawa, reboisasi bisa menjadi bagian dari mitigasi ekologi, tetapi tanpa penegakan hukum yang kuat terhadap pelanggaran lingkungan, penanaman pohon bisa mudah tergerus aktivitas ilegal seperti pembukaan lahan tanpa izin, pembakaran hutan, perambahan konsesi, bahkan praktik-praktik kebijakan yang mengabaikan nilai lingkungan. “Ketika hukum tidak ditegakkan secara konsisten, maka setiap upaya restorasi akan menghadapi tekanan struktural dari pelanggaran yang sistemik,” tandas Rawa.

Kekuatan green policing ini, nilai Rawa, terletak pada keadilan ekologinya. Ambil contoh kejadian di TNTN, banyak pihak yang merusak TNTN, termasuk oknum aparat yang perlu diambil tindakan secara terbuka sehingga masyarakat adat merasa tindakan pada dirinya bersifat adil.

“Green Policing berpotensi menjadi slogan jika tidak disertai kebijakan hukum yang tegas, transparan, dan terintegrasi dengan komponen kelembagaan lain. Kepolisian, sebagai institusi dengan tugas pokok menegakkan hukum, bisa berada dalam posisi dilema jika diberi mandat yang terlalu luas tanpa batasan kompetensi yang jelas. Maka kita berharap polisi fokus pada tugas aspek yuridis-ekologi pelanggaran lingkungan berdasarkan kerangka hukum yang kuat,” papar Rawa.

Reboisasi, kebersihan, atau edukasi publik tetap penting, tambah Rawa. Tetapi idealnya hal itu dilakukan oleh berbagai aktor, seperti masyarakat adat, dinas kehutanan, lembaga lingkungan hidup, akademisi yang kemudian didukung oleh penegakan hukum yang adil dan konsisten.

“Green Policing yang aspiratif bisa menjadi katalis, tetapi tanpa dukungan struktural dan hukum yang kuat, serta pembagian tugas yang jelas antarlembaga, konsep besar itu akan menjadi simbol saja, ketimbang strategi terintegrasi yang menghadirkan keadilan ekologis secara nyata,” ujarnya.

Untuk diketahui, melalui strategi Green Policing, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyatakan komitmennya untuk mengubah citra Provinsi Riau dari daerah penghasil asap menjadi paru-paru dunia. Menurutnya, Green Policing bukan sekadar program penanaman pohon biasa, melainkan pendekatan ekologis yang menempatkan polisi sebagai penjaga kehidupan. Strategi ini mengintegrasikan aspek keamanan, keadilan, dan keberlanjutan lingkungan yang selaras dengan filosofi Melayu, melindungi tuah menjaga marwah. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fraksi PDI Perjuangan Walkout dari Rapat Banggar DPRD Kota Pekanbaru Akibat Dokumen LHP BPK Belum Diserahkan

1 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Anggota DPR RI Hendry Munief Dorong Kemandirian Santripreneur di Ponpes Hidayatullah Pekanbaru

1 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Pemkot dan DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025

1 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Kecelakaan Tunggal di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Minibus Tabrak Pohon dan Tiga Orang Luka-Luka

1 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Kecelakaan Tunggal di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Pengemudi Mengalami Luka dan Kendaraan Ringsek

1 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Trending di Berita
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam