Aktual Terkini.com- PEKANBARU – Dalam upaya memperkuat peran pemuda terhadap stabilitas keamanan daerah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Riau Pemuda Merga Silima menggelar audiensi formal bersama jajaran Direktorat Binmas (Ditbinmas) Polda Riau. Pertemuan strategis tersebut akan dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) pukul 09.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Ditbinmas Polda Riau Lantai 3. Rencana audiensi ini dipandang sebagai langkah progresif dalam membangun komunikasi konstruktif antara organisasi kepemudaan dan aparat penegak hukum di Provinsi Riau.
Organisasi yang mengusung visi “Karo Bersatu dan Berbudaya” ini berkomitmen penuh dalam mengimplementasikan empat misi utama. Selain berfokus pada pelestarian nilai-nilai luhur adat serta kebudayaan suku Karo, organisasi ini juga menempatkan diri sebagai wadah pemersatu, komunikasi, dan kebersamaan. Lebih luas lagi, Pemuda Merga Silima berkomitmen merawat kebhinekaan, menjaga kedamaian dalam bingkai NKRI, serta membangun sinergi taktis bersama pemerintah daerah demi kemajuan pembangunan masyarakat.
Tiga Poin Utama Pembahasan Audiensi
Berdasarkan agenda yang telah disusun, audiensi bersama Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Riau, AKBP Bainar, SH, MH, akan memfokuskan pembahasan pada tiga poin krusial:
-
Silaturahmi dan Perkenalan Struktural: Pengurus DPD Riau Pemuda Merga Silima akan memperkenalkan jajaran kepengurusan baru secara resmi guna membangun hubungan institusional yang solid.
-
Laporan Rencana Pelantikan: Menyampaikan laporan dan koordinasi terkait rencana agenda besar pelantikan pengurus yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus atau September 2026.
-
Sinergitas Kamtibmas: Membuka ruang kerja sama yang konkret dengan Kepolisian Daerah Riau dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta memupuk sikap toleransi antarwarga.
Langkah preventif dan kolaboratif yang diambil oleh DPD Riau Pemuda Merga Silima ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) lainnya untuk turut serta berkontribusi aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah, sekaligus menjadi mitra strategis kepolisian dalam mewujudkan ruang publik yang aman dan harmonis di bumi Lancang Kuning.























