Menu

Mode Gelap
 

Berita

Pansus III DPRD Kampar Gelar Rapat Terkait Ranperda Penyelenggaraan Pesantren

badge-check


					Pansus III DPRD Kampar Gelar Rapat Terkait Ranperda Penyelenggaraan Pesantren Perbesar

Aktualterkini.com, Kampar — Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Kampar menggelar rapat bersama sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pesantren, Senin (04/08/2025).

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Kampar ini dihadiri jajaran Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Dispora), Kabag Hukum, Kabag Kesra Setda Kampar, dan perwakilan tiga pondok pesantren yang ada di wilayah Kampar serta Tenaga Ahli Pansus III DPRD Kampar Dr. Alfiandri Setiawan.

Ketua Pansus III, Ramli dari Fraksi PKB, menegaskan bahwa pembahasan Ranperda ini merupakan bagian penting dari ikhtiar DPRD untuk menghadirkan regulasi yang aspiratif, aplikatif, dan berpihak pada kebutuhan riil pondok pesantren di daerah.

“Dengan telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, Perda Provinsi Riau Nomor 6 Tahun 2022, dan Pergub Riau Nomor 47 Tahun 2022, maka kita memiliki fondasi hukum yang kuat. Sudah saatnya Kampar menyusun perda yang sejalan, relevan, dan responsif terhadap realitas di lapangan,” ungkap Ramli.

Ia menambahkan, Ranperda ini bukan sekadar regulasi administratif, melainkan bentuk keberpihakan, penghormatan, dan penguatan terhadap pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang telah melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia.

“Kami juga mengapresiasi dukungan penuh dari Bupati Kampar yang telah menyetujui Ranperda ini dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya. Jika nantinya telah menjadi perda yang sah dan mengikat, kami berharap Bupati segera menerbitkan Peraturan Bupati sebagai pelaksanaan teknis,” jelasnya.

Pansus III juga menegaskan pentingnya memasukkan program pesantren dalam RPJMD dan APBD Kabupaten Kampar, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pendidikan agama dan pesantren.

Perubahan Judul dan Konsultasi Lanjutan

Dalam rapat tersebut, disepakati perubahan judul dari Ranperda Penyelenggaraan Pesantren menjadi Ranperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, berdasarkan masukan dari Kementerian Agama, Pemprov Riau, dan Kemendagri, agar sejalan dengan kebijakan nasional.

Pansus III juga akan melakukan kajian perbandingan ke daerah lain yang lebih dahulu memiliki perda serupa sebagai referensi penguatan substansi dan implementasi regulasi.

Ramli menegaskan bahwa Fraksi PKB sebagai inisiator tetap konsisten mendorong pengesahan Ranperda ini. PKB juga menjadi salah satu partai penggagas Undang-Undang Pesantren di tingkat nasional, dan kini memperjuangkannya di tingkat daerah.

Masukan dari Pemangku Kepentingan

Kepala Kemenag Kampar, Fuadi Ahmad, menyampaikan bahwa terdapat 125 pondok pesantren di Kampar, dengan 26.136 santri, jumlah tertinggi di Provinsi Riau. Ia mendorong penguatan legalitas dan akreditasi pesantren, serta mendukung hadirnya pesantren negeri dengan fasilitas asrama.

Kepala Dispora Kampar, Aidil, menegaskan bahwa meskipun pesantren merupakan kewenangan Kemenag, pihaknya siap bersinergi dalam bentuk hibah dan program kepemudaan.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Kabag Hukum Setda Kampar, Khairuman, menjelaskan bahwa draft Ranperda ini telah disusun sejak 2023 dan dikonsultasikan ke Kemenkumham. Ia mendorong agar penyusunan tahun ini menggunakan format matrik perbandingan antara draft lama dan baru untuk memudahkan proses harmonisasi.

Kabag Kesra Setda Kampar Zamhur menambahkan bahwa meskipun bantuan untuk pesantren belum pernah direalisasikan secara langsung, Bupati Kampar memiliki komitmen tinggi untuk mendukung pendidikan agama. Ia mengusulkan agar operasional pesantren masuk dalam RPJMD dan skema pembiayaan APBD.

Aspirasi dari Pondok Pesantren

Ponpes Daarun Nahdho Bangkinang (Rusydinur): Menekankan pentingnya kepastian hukum bagi guru dalam menghadapi dinamika UU Perlindungan Anak. Ia berharap regulasi tetap menjaga kekhasan pendidikan pesantren yang ramah anak.

Ponpes Assalam Naga Beralih (M. Amin): Mendorong perhatian terhadap kualitas guru, kajian kitab kuning, ketersediaan air bersih, kaderisasi ulama, serta dukungan ekonomi berbasis pesantren.

Ponpes Islamic Centre Al Hidayah (M. Misbahuddin): Menyoroti kebutuhan air bersih dan meminta dukungan terhadap dewan masyayikh, sinergi pesantren–wali santri, serta fasilitasi infrastruktur dan program sosial lainnya.

Seluruh perwakilan ponpes sepakat bahwa pemerintah daerah dan DPRD perlu turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata pesantren. Mereka juga mendorong integrasi program beasiswa, pelatihan guru, makanan bergizi, dan bantuan anak yatim ke dalam sistem anggaran daerah.

Rapat ini menjadi tonggak penting dalam proses penyusunan Ranperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Kampar.

DPRD bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terus berupaya memastikan perda ini hadir sebagai solusi konkret dan strategis untuk memperkuat eksistensi dan kontribusi pondok pesantren sebagai pilar pendidikan dan moral bangsa.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Optimalkan Kinerja Organisasi, BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Rapat Evaluasi Bulanan

14 Mei 2026 - 23:00 WIB

Perkuat Sinergi Kepemudaan, BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Audiensi Bersama Dispora Riau

14 Mei 2026 - 23:00 WIB

Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana, BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Audiensi Bersama BPBD Riau

14 Mei 2026 - 22:59 WIB

Strategi SF Hariyanto Kejar Target PAD: Optimalkan Pelat Kendaraan Lokal dan Perkuat BRK Syariah.

14 Mei 2026 - 10:15 WIB

Visi Transformasi Global: Prof. Ahmad Fadli Usung Agenda Universitas Berstandar Internasional dalam Pilrek UNRI

13 Mei 2026 - 09:32 WIB

Trending di Berita

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online