Kondisi gelap gulita di Jalan S.M Amin, Panam, akhirnya mendapat respons dari pemerintah. Matinya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) menuju Bundaran Songket yang membahayakan pengendara ternyata diduga kuat akibat aksi perusakan atau sabotase jaringan kabel.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi kepada GoRiau.com, Senin (23/2/2026) mengatakan, timnya telah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan secara langsung.
Hasil pemeriksaan sementara mengungkap adanya pemutusan kabel oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Anggota sudah turun melakukan pengecekan. Di lapangan ditemukan ada kabel yang diputus oleh oknum tidak bertanggung jawab. Modusnya bukan hanya mencuri kabel, tetapi memutus jaringan di dalam tiang. Ini terlihat seperti tindakan usil atau sabotase,” ujar Masykur.
Panjang kabel yang hilang dilaporkan hanya sekitar 1,5 meter. Meski terbilang pendek, pemutusan yang sengaja dilakukan di dalam tiang berdampak fatal karena memutus aliran listrik ke sejumlah lampu di sekitarnya.
“Beberapa waktu lalu ada sekitar 12 tiang yang kabelnya diputus. Sudah diperbaiki dan disambung kembali oleh anggota kami. Namun, ditemukan lagi kasus serupa. Saat ini kami terus memantau untuk mengetahui siapa pelakunya,” ungkapnya.
Sebagai langkah penanganan agar jalan tidak terus-menerus gelap, penarikan ulang jaringan di ruas jalan tersebut sedang dilakukan. Upaya perbaikan mencakup pemasangan satu gawang langkau dan satu tiang baru, diiringi penarikan kabel sepanjang kurang lebih 120 meter.”Perbaikan dilakukan secara bertahap. Sebagian lampu sudah kembali menyala, dan sisanya masih dalam proses penanganan,” urainya.
Menjaga fasilitas publik sejatinya menjadi kebutuhan bersama demi mencegah kecelakaan lalu lintas. Kehadiran fasilitas penerangan sangat krusial untuk memastikan keamanan warga yang melintas, mengingat ancaman jalan berlubang dan kriminalitas.
“Kami berharap ada peran serta masyarakat untuk menjaga aset pemerintah. PJU ini untuk kepentingan bersama, terutama demi keamanan dan keselamatan pengendara di malam hari,” paparnya.
Sebelumnya, pantauan GoRiau menemukan kondisi Jalan S.M Amin dari simpang keluar Stadion Utama Riau menuju Bundaran Songket sangat minim penerangan, Senin (23/2/2026) dini hari. Risiko kecelakaan kian tinggi karena banyak titik jalan berlubang yang sulit dihindari pengendara saat minim cahaya. ***



















