Aktual Terkini.com – PEKANBARU – Petugas pengamanan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika skala besar. Kali ini, modus yang digunakan pelaku tergolong klasik namun cukup rapi, yakni dengan menyembunyikan ribuan butir pil ekstasi di dalam kemasan kaleng biskuit.
Kejadian bermula saat petugas Avsec (Aviation Security) menaruh kecurigaan pada salah satu paket yang melewati mesin pemindai X-Ray di terminal kargo. Berdasarkan tampilan visual pada monitor, ditemukan kejanggalan pada kepadatan isi di dalam kaleng biskuit yang seharusnya berisi penganan ringan tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan manual dan pembongkaran yang disaksikan oleh pihak ekspedisi, petugas menemukan bungkusan plastik bening berisi pil berbentuk kecil yang diduga kuat sebagai narkotika jenis ekstasi.
“Modus pelaku adalah mencampur bungkusan narkoba tersebut di bawah tumpukan biskuit untuk mengelabui pemeriksaan fisik. Namun, ketelitian petugas dan kecanggihan alat deteksi kita tidak bisa tertipu,” ujar salah satu otoritas bandara dalam keterangannya.
Hasil penghitungan sementara menunjukkan jumlah barang bukti mencapai ribuan butir. Saat ini, seluruh barang bukti beserta data pengirim dan penerima telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan di balik penyelundupan ini.
Pihak Angkasa Pura II menegaskan bahwa pengawasan di pintu masuk dan keluar Provinsi Riau, khususnya melalui jalur udara, akan terus diperketat. Mengingat posisi strategis Pekanbaru, bandara seringkali menjadi titik rawan yang diincar oleh sindikat narkoba internasional maupun lokal.
Langkah preventif yang diperkuat meliputi:
-
Peningkatan Skill Personel: Pelatihan intensif bagi petugas Avsec dalam mendeteksi anomali pada kargo dan bagasi.
-
Optimalisasi Teknologi: Penggunaan mesin X-Ray generasi terbaru yang mampu mendeteksi zat organik dan anorganik dengan lebih akurat.
-
Sinergi Antar-Lembaga: Koordinasi ketat antara pihak Bandara, Bea Cukai, dan Kepolisian (Polda Riau).
Keberhasilan penggagalan ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan bahwa pintu gerbang udara Pekanbaru memiliki sistem pengamanan yang berlapis dan tidak mudah ditembus oleh modus operandi apa pun.






















