Menu

Mode Gelap
 

Berita

Peta Kerawanan Mudik Lebaran 2026: Jalur Lintas Riau Masih Jadi Fokus Pengawasan.

badge-check


					Peta Kerawanan Mudik Lebaran 2026: Jalur Lintas Riau Masih Jadi Fokus Pengawasan. Perbesar

Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik Lebaran Idulfitri 2026 diimbau meningkatkan kewaspadaan. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau telah merilis pemetaan titik rawan kecelakaan (blackspot) dan kemacetan di jalur lintas barat, timur, tengah, hingga perbatasan Sumatera Utara.

Langkah antisipasi ini disiapkan guna meminimalisir risiko fatalitas di jalan raya seiring prediksi lonjakan volume kendaraan pemudik antarprovinsi dan antarkabupaten.

 

 

“Beberapa titik rawan sudah kami identifikasi, baik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Karena itu kami menyiapkan langkah-langkah pengamanan serta rekayasa lalu lintas di jalur-jalur tersebut,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, Jumat (6/3/2026).

Bagi pemudik tujuan Sumatera Barat via Kabupaten Kampar, titik rawan yang patut diwaspadai berada di KM 17, 29, 82, hingga KM 98. Selain tantangan kondisi geografis jalan, kemacetan parah sering terjadi akibat aktivitas pasar tumpah warga lokal di Pasar Kuok, Pasar Danau Bingkuang, dan Pasar Kampar.

 

 

Sementara itu, jalur lintas timur arah Jambi memiliki titik krusial di wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Pengendara perlu ekstra hati-hati menghadapi kepadatan arus kendaraan logistik yang berbaur dengan pemudik, khususnya di Desa Simpang Beringin, Kiyap Jaya, hingga Keritang di KM 278 yang kerap menjadi lokasi kecelakaan.

Untuk jalur lintas tengah menuju Kuantan Singingi dan rute utara arah Sumatera Utara, hambatan utama dipicu oleh infrastruktur jalan rusak dan penyempitan jalur akibat pasar tumpah. Titik rawan terdeteksi di Pasar Benai, Pajak Lama Bagan Batu Rokan Hilir, KM 131 Muara Lembu, serta jalan rusak di kawasan Balam.

Menghadapi tantangan kelancaran arus mudik tersebut, petugas di lapangan meningkatkan intensitas patroli, menambah rambu peringatan, memasang spanduk imbauan, dan menyiapkan rute alternatif.

“Kami juga menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan, termasuk tempat istirahat bagi pengendara yang kelelahan agar perjalanan tetap lancar,” tambah Jeki.

Khusus untuk mengurai kepadatan di dalam Kota Pekanbaru, kepolisian mendirikan pos pantau strategis di Simpang Tabek Gadang Panam untuk memantau arus keluar arah barat. Pos lainnya berada di Simpang Mal SKA guna mengantisipasi kemacetan di pusat perbelanjaan jelang hari raya.

Keselamatan dan kesiapan fisik pengendara menjadi faktor penentu kelancaran mudik tahun ini, di samping kelaikan mesin kendaraan.

“Jika merasa mengantuk atau lelah, silakan beristirahat di pos yang telah disediakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat,” pungkas Jeki. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Respon Keluhan Wali Murid, Disdik Riau Terbitkan Surat Edaran Larangan Tahan Ijazah.

16 April 2026 - 13:05 WIB

Gandeng Dinas Perikanan, PTPN IV PalmCo Targetkan Kampar Jadi Pusat Pangan Terintegrasi.

16 April 2026 - 13:00 WIB

Polda Riau Unjuk Gigi! Bongkar 1.026 Kasus Narkoba hingga Segel Rumah Bandar di Panipahan.

16 April 2026 - 12:57 WIB

Urai Kemacetan Panjang, DPRD Pekanbaru Dukung Penuh Pembangunan Flyover Simpang Panam.

3 April 2026 - 21:23 WIB

Buntut Isu BBM, Ketua DPRD Pekanbaru Minta Masyarakat Tak Panic Buying dan Jauhi Provokasi.

3 April 2026 - 21:19 WIB

Trending di Berita

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777