Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, memastikan bahwa program bantuan dana pembangunan berbasis Rukun Warga (RW) sebesar Rp100 juta tetap menjadi prioritas tahun ini. Kebijakan ini dirancang agar setiap sudut kota mendapatkan sentuhan pembangunan yang adil tanpa ada wilayah yang dianaktirikan.
Agung menegaskan bahwa setiap lingkungan di Kota Bertuah memiliki struktur RW, sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk membeda-bedakan alokasi anggaran. Pola pengusulan kegiatan sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat melalui perangkat RW setempat untuk menjamin transparansi.
“Program Rp100 juta per RW ini tetap berbasis RW. Karena tidak ada wilayah yang tidak memiliki RW. Artinya, seluruh RW memiliki hak yang sama untuk mengusulkan pembangunan,” ujar Agung, Sabtu (7/2/2026).
Meskipun angka Rp100 juta ditetapkan sebagai pagu dasar, Agung menjelaskan bahwa nilai tersebut bersifat fleksibel. Jika dalam proses verifikasi ditemukan kebutuhan yang mendesak dan memerlukan dana lebih besar, Pemerintah Kota Pekanbaru siap menambah alokasi anggaran sesuai skala prioritas.
“Rp100 juta ini bukan soal nominalnya, tetapi bagaimana anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan yang paling penting bagi masyarakat. Anggaran bisa saja bertambah, mulai dari Rp200 juta hingga Rp1 miliar, tergantung skala dan urgensi kebutuhan,” jelasnya.
Setiap usulan yang masuk nantinya akan melalui tahap kajian teknis oleh tim terkait guna menentukan kelayakan pendanaan. Agung berharap koordinasi antara Ketua RT dan RW semakin solid dalam menyerap aspirasi warga, agar proyek yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.
Langkah ini dipandang sebagai upaya percepatan perbaikan infrastruktur skala kecil, seperti semenisasi jalan lingkungan, perbaikan drainase, hingga pengadaan fasilitas umum tingkat RW. Dengan pendekatan ini, pembangunan tidak lagi hanya terfokus di pusat kota, tetapi menyentuh langsung ke pemukiman penduduk.
“Kami sangat membutuhkan masukan dari RT dan RW. Semua yang disampaikan akan kami catat dan menjadi bahan tindak lanjut,” pungkasnya. ***



















