Menu

Mode Gelap
 

Daerah

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Alahair Ludes Terbakar.

badge-check


					Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Alahair Ludes Terbakar. Perbesar

Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah milik warga di Jalan Sungai Niur, Simpang Supra, Desa Alahair, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Rumah kayu milik Makmur (70) itu dilaporkan hangus dilalap api yang diduga berasal dari korsleting aliran listrik.

Peristiwa yang terjadi pada malam hari tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Api yang tiba-tiba muncul dengan cepat membesar dan melahap bagian rumah yang sebagian besar berbahan kayu. Warga pun berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dikeluarkan dari dalam rumah.

 

 

Saat kejadian berlangsung, Makmur diketahui sedang berada di luar rumah. Sementara istrinya, Samsiah, berada di dalam rumah namun berhasil keluar untuk menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.

Di tengah kepanikan itu, warga berhasil menyelamatkan satu unit sepeda motor milik korban dari rumah tersebut sebelum api semakin meluas.

 

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, M Khardafi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ardath SIP, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia menjelaskan kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.

“Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 20.30 WIB di rumah milik Bapak Makmur yang beralamat di Jalan Sungai Niur, Simpang Supra, Desa Alahair. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting aliran listrik,” ujar Ardath, kepada GoRiau.com, Jumat (13/3/2026).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi karena sebagian besar bangunan rumah kayu milik korban tidak dapat diselamatkan dari kobaran api. Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban musibah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga Makmur pada Jumat (13/3/2026).

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar seperti tikar, selimut, handuk serta perlengkapan mandi guna membantu kebutuhan sementara korban pascakebakaran.

“BPBD telah menyalurkan bantuan berupa tikar, selimut, handuk serta perlengkapan mandi kepada korban. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban korban setelah musibah yang terjadi,” tambah Ardath.

Ardath juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang kerap dipicu oleh instalasi listrik, terutama menjelang musim mudik Lebaran ketika banyak rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Ia mengingatkan warga agar memastikan kondisi instalasi listrik di rumah benar-benar aman sebelum bepergian dalam waktu lama.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang akan mudik Lebaran, agar memastikan aliran listrik di rumah dalam kondisi aman. Periksa instalasi listrik dan matikan peralatan yang tidak perlu untuk menghindari potensi korsleting yang bisa memicu kebakaran,” ujar Ardath.

Menurutnya, langkah sederhana seperti mengecek kabel listrik, mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan, serta memastikan rumah dalam kondisi aman dapat membantu mencegah terjadinya musibah kebakaran saat rumah ditinggalkan. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Imbas Utang Rp300 Miliar Belum Dibayar, Pihak Kontraktor Jembatan Mahato Layangkan Tuntutan.

2 April 2026 - 15:34 WIB

DPRD Pekanbaru Ingatkan ASN: Kebijakan WFA Hari Jumat Jangan Jadi Ajang Abaikan Tugas.

2 April 2026 - 15:29 WIB

DPRD Riau Rekomendasikan Penghentian Sementara Tambang PT KKU Akibat Konflik dan Kerusakan Lingkungan.

2 April 2026 - 15:25 WIB

RSUD Arifin Achmad Perpanjang Jam Operasional Kamar Operasi Hingga Tengah Malam.

2 April 2026 - 15:18 WIB

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Angkat Bicara: Saya Merasa Sedang Dikorbankan.

27 Maret 2026 - 17:13 WIB

Trending di Berita