Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau memastikan kesiapan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru.
Ketua BPD PHRI Riau, Nofrizal mengatakan seluruh persiapan kegiatan telah dimatangkan melalui rapat koordinasi panitia dan pengurus yang digelar pada beberapa hari lalu.
“Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting untuk memfinalisasi susunan panitia sekaligus menyempurnakan rangkaian acara Rakerda II, agar pelaksanaannya berjalan tertib, efektif, dan terkoordinasi,” kata Nofrizal kepada Goriau, Senin (2/2/2026) pagi.
Menurut dia, Rakerda II BPD PHRI Riau tahun ini mengusung tema “Kolaborasi PHRI dan Pemerintah Daerah untuk Pemulihan dan Pengembangan Pariwisata Riau”, yang mencerminkan kebutuhan akan sinergi lintas sektor di tengah tantangan industri pariwisata dan perhotelan.
Rakerda II nantinya akan dihadiri oleh pimpinan dan pemilik hotel serta restoran se-Provinsi Riau, bersama berbagai pemangku kepentingan di sektor pariwisata. PHRI Riau juga mengundang Plt Gubernur Riau SF Hariyanto untuk membuka kegiatan, serta Wali Kota Pekanbaru, Kapolda Riau, Kapolresta Pekanbaru, kepala dinas terkait, pimpinan asosiasi pariwisata, travel agent, dan pimpinan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang relevan.
“Kami ingin Rakerda ini menjadi forum strategis untuk menyamakan visi, merumuskan langkah bersama, serta memperkuat kerja sama antara pelaku usaha pariwisata dan pemerintah daerah,” ujar Nofrizal.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Rakerda II akan dimulai sejak pagi hari dengan sejumlah agenda pendukung, seperti lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak, demonstrasi keterampilan menata tempat tidur, serta atraksi bartender juggling, sebelum dilanjutkan dengan pembukaan resmi dan sidang Rapat Kerja Daerah.
Nofrizal berharap, melalui Rakerda II ini, terbangun sinergi yang lebih solid dalam mendorong pemulihan sekaligus pengembangan sektor pariwisata dan perhotelan di Provinsi Riau.
“Harapan kami, Rakerda II PHRI Riau dapat menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang aplikatif, serta mampu menjawab tantangan industri pariwisata Riau ke depan,” tutup pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Pekanbaru tersebut. ***














