Postur Tubuh Tidak Halangi Kevin / Marcus Juara All England

Aktual Terkini – Tinta emas ditorehkan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon pada ajang All England Open 2017. Ganda putra Indonesia itu menjuarai turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini usa mengalahkan Li Junhui/Liu Yuchen di final.

Bermain di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris, Minggu (12/3/2017) malam WIB, Kevin/Marcus menang 21-19 dan 21-14 atas pasangan Tiongkok tersebut. Ini merupakan gelar pertama mereka di All England atau kedua untuk turnamen kelas super series premier.

Dari segi postur, tinggi Kevin dan Marcus bisa dibilang kurang ideal. Marcus cuma bertinggi 1,65 meter, lebih pendek 0,5 meter dari Kevin. Namun, tubuh Marcus lebih berotot ketimbang Kevin.

Saat di lapangan, kekurangan itu tak terlihat. Melawan ganda putra Denmark, Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding, di semifinal, misalnya. Conrad yang bertinggi 186 meter dan Kolding 205 meter juga memiliki jangkauan panjang. Tetapi, hal itu mampu diatasi Kevin/Marcus dengan permainan cepat mengandalkan pukulan drive.

Selain itu, jumping smash yang dilepaskan Marcus juga kerap merepotkan pertahanan Conrad/Kolding. Ditambah lagi pukulan mengejutkan dari Kevin yang sering mengecoh pasangan ini.

Di final, Kevin/Marcus kembali melawan pasangan berpostur tinggi, yakni Li/Liu. Lie bertinggi 1,95 meter, sementara Liu 1,93 meter. Tetapi, pergerakan lincah dan gerakan refleks mengagumkan dari Kevin/Marcus sangat merepotkan ganda Tiongkok itu. Bola-bola pendek di bibir net dan pukulan tipuan kerap mereka peragakan untuk memperdayai lawan.

Bahkan, permainan Kevin membuat kagum ganda campuran Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock. “Selalu suka menyaksikan pertandingan ganda putra. Tapi, pertandingan ganda putra yang bagus dengan Kevin Sukamuljo di dalamnya benar-benar berada di level berbeda!!” tulis Chris Adcock di akun Twitter-nya.

“Skill-nya Kevin Sukamuljo!! Saya belum pernah melihat yang seperti itu!!” cuit Gabrielle Adcock.

Sukses merebut titel All England tentunya akan membuat Kevin/Marcus lebih percaya diri menghadapi turnamen bulu tangkis besar lainnya. “Kami selalu berusaha yang terbaik, pikir satu-satu (setiap pertandingan),” ucap Marcus.