Ini Cara Agar Sakit Tak Ganggu Pekerjaan Anda

Cara Agar Sakit Tak Ganggu Pekerjaan Anda

Aktual Terkini – Apakah Anda sudah menjaga kesehatan tubuh dengan baik? Tidak peduli seberapa hati-hati seseorang menjaganya, faktanya tetap bahwa tubuh manusia akan memiliki keterbatasan. Ketika seseorang sakit, tentu akan mempengaruhi kinerja Anda di pekerjaan dan akan menimbulkan masalah besar jika tidak ditangani secepat mungkin.

Namun, bagaimana jika Anda tetap ingin menyelesaikan pekerjaan saat sakit? Hal tersebut ternyata tidaklah mustahil. Demam ringan, sakit kepala, atau penyakit ringan lainnya yang tidak mengharuskan untuk rawat inap di rumah sakit, sebenarnya bukan penghalang Anda untuk menyelesaikan pekerjaan.

Melansir laman successstory.com, Minggu (16/7/2017), berikut beberapa cara agar pekerjaan tetap dapat terselesaikan meski sakit menghadang sekalipun:

1. Bekerja dari rumah

Solusi yang paling jelas untuk dilema Anda ialah dengan melakukan pekerjaan dari rumah. Jika Anda merasa cukup kuat untuk menyelesaikan pekerjaan dari rumah meskipun sedang sakit, maka setidaknya Anda harus berusaha melakukannya karena dapat meminimalkan pekerjaan Anda setelah kembali ke kantor. Bekerja dari rumah juga dapat mengurangi risiko Anda menyebarkan penyakit menular ke rekan kerja di kantor. Namun, sebaiknya Anda harus berbicara terlebih dahulu kepada HRD atau atasan ketika memutuskan untuk izin sakit dan berniat menyelesaikan sebagian tugas dari rumah.

2. Membawa obat

Cara tercepat agar menjadi lebih baik saat sakit adalah dengan membawa obat. Sebagian besar penyakit ringan, seperti pilek atau sakit kepala dapat disembuhkan dengan mengonsumsi obat yang membantu meringankan gejala. Namun, jika kasus Anda memerlukan sesuatu yang lebih kuat, sebaiknya mintalah resep kepada dokter agar dapat memulihkan kesehatan lebih cepat.

Meski sudah meminum obat yang tepat, Anda perlu ingat bahwa semua obat membutuhkan waktu untuk bekerja. Selain itu, Anda juga perlu ingat bahwa obat memiliki efek samping tertentu yang dapat menghambat Anda melakukan aktivitas ringan sampai sedang. Sebaiknya jangan memaksakan diri untuk menyelesaikan pekerjaan dan beristirahat yang cukup agar sembuh total.

3. Bekerja secara bertahap

Saat Anda sakit dan mengharuskan terjebak di rumah, ini artinya merupakan hari untuk memaksimalkan kesembuhan Anda. Pastikan untuk tidak memaksakan diri bekerja sepanjang hari dengan mengerahkan pikiran dan tubuh karena hal itu akan memperparah gejala penyakit Anda.

Jika Anda benar-benar harus menyelesaikan tugas pada hari itu juga, cobalah melakukan pekerjaan secara bertahap. Jangan biarkan Anda menatap laptop atau komputer sepanjang hari. Anda dapat mencoba untuk mengerjakan pekerjaan dalam lima belas sampai tiga puluh menit, kemudian istirahat sejenak selama satu sampai dua jam, dan begitu seterusnya. Dengan melakukan hal itu, Anda berarti telah memberi diri ruang untuk bernapas. Ingat, menjadi lebih baik saat sakit harus diutamakan daripada produktivitas.

4. Tetap terhubung dengan rekan kerja

Bila Anda benar-benar tidak dapat mengumpulkan energi untuk bekerja dari rumah namun tetap ingin update apa yang sedang terjadi di kantor, maka solusi terbaik ialah tetap terhubung dengan rekan kerja. Jika di rumah Anda memiliki koneksi internet yang kuat, Anda dapat dengan mudah mengecek email atau melakukan beberapa video call.
Alternatif lain yang bagus ialah menghubungi rekan kerja melalui telepon karena Anda dapat lebih bebas berbicara tanpa mengkhawatirkan penampilan saat sakit. Dengan adanya komunikasi antara Anda dan rekan kerja, hal itu dapat membantu Anda untuk kembali ke alur saat kembali ke kantor.

5. Rencanakan jadwal

Jika Anda tidak dapat menyelesaikan tugas tertentu di rumah karena tidak memiliki sumber daya khusus seperti yang disediakan oleh kantor, maka hal terbaik yang dapat dilakukan adalah merencanakan jadwal kerja saat Anda kembali ke kantor. Merencanakan jadwal sebelumnya dapat membantu untuk siap menangani semua masalah terkait pekerjaan yang termasuk dalam tanggung jawab Anda.

Periksa kalender pekerjaan dan lihat apakah Anda memiliki tugas yang tertunda yang perlu dijadwal ulang dan pastikan tugas itu diproritaskan saat kembali ke kantor. Jika Anda memiliki tugas baru yang perlu dilakukan saat kembali bekerja, maka Anda harus memprioritaskan tugas sesuai dengan tingkat kepentingannya. Tanyakan kembali rekan-rekan di lain waktu untuk melihat apakah ada hal lain yang mungkin telah terselesaikan atau yang perlu ditambah ke daftar tugas Anda.